Selasa, 27 September 2011 17 comments

Cara Menghadapi Orang Berwatak Vampir Energi

Mendengar kata vampir yang terbayang adalah makhluk supernatural di film-film horor yang suka menghisap darah. Padahal tak selalu begitu. Di sekeliling kita ada orang-orang dengan watak vampir energi. Mereka adalah orang-orang biasa yang hidup, bekerja dan beraktivitas biasa, tapi jika diperhatikan ada yang tak biasa pada diri mereka. Karena mereka tanpa sadar sangat gemar menghisap energi dan perhatian dari orang lain di sekitar mereka. Bagaimana cara kerja mereka dan bagaimana menghadapi mereka ?
  • 1. Kenali mereka
Lihat di sekeliling Anda, di rumah, tempat kerja, lingkungan pergaulan atau di manapun Anda berada. Orang berwatak vampir energi selalu mementingkan diri sendiri, minta perhatian dengan 'memaksa' orang untuk sepakat dengan mereka. Misalnya dengan kata-kata, "Anda sependapat dengan saya kan?”

Mereka juga cenderung menuntut perhatian di manapun mereka berada, dengan keluhan mereka yang tidak ada habisnya, atau berbicara tentang keburukan orang lain. Bisa juga mereka kelihatan berusaha keras untuk tampil berbeda hanya untuk menunjukkan diri bahwa mereka adalah orang yang patut diperhitungkan.

Penghisap energi biasanya gemar memerangkap lawan bicara dalam pembicaraan yang mereka dominasi tanpa mempertimbangkan bahwa lawan bicaranya sudah menunjukkan keinginan untuk menghentikan pembicaraan.

Mereka tak peduli Anda sudah bolak-balik melihat jam, menguap, dan sebagainya. Mereka juga tak akan peduli bahkan jika Anda mengatakan harus segera pergi atau mengerjakan sesuatu. Seringkali mereka justru membuat lawan bicara merasa bersalah secara mental dan mereka menjadi korbannya.
  • 2. Kenali gejala energi Anda sedang dikuras
Seringkali setelah berinteraksi atau berbicara dengan orang berwatak vampir energi, orang akan merasakan kelelahan. Pikiran kita mungkin akan terasa tidak lagi tajam dan waspada. Tak jarang pembicaraan dengan orang berwatak demikian akan mengakibatkan perasaan cemas dan depresi, atau muncul perasaan sangat buruk dan tak tahu apa sebabnya. Pada beberapa orang kelelahan menghadapi orang berwatak demikian bermanifestasi dalam rasa nyeri fisik tanpa sebab.
  • 3. Menghadapi vampir energi
Setelah mengenali orang berwatak demikian. Mulailah membuat batasan personal. Kata 'tidak' yang tegas tanpa kata 'tapi' biasanya cukup ampuh untuk mengembalikan kendali hubungan di tangan Anda saat menghadapi orang berwatak vampir energi.

Selanjutnya, beri penekanan dalam batasan apa yang ingin Anda berikan pada mereka. Kata-kata seperti. "Saya sungguh tak bisa ngobrol saat ini" atau "Maaf saya benar-benar tak nyaman berbicara tentang (topik yang digunakan si vampir energi untuk menguras energi Anda)”
  • 4. Jika perlu hindari mereka
Sebagai makhluk sosial mungkin tak mudah benar-benar menghindari mereka. Tapi dengan memberi batasan sampai di mana Anda bisa memenuhi kebutuhan mereka itu cukup untuk menghindarkan Anda dari pengurasan energi. Memang, ada kalanya orang berwatak vampir ini akan langsung mencari orang lain jika merasa Anda tak mampu memenuhi kebutuhan mereka itu. Kita tak bisa sepenuhnya mengendalikan mereka, tapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri untuk menjaga keseimbangan energi kita.
  • 5. Mereka tak sepenuhnya buruk
Orang berwatak vampir energi bisa ada di sekitar kita dalam berbagai bentuk. Mulai dari anak-anak, remaja ABG, orang dewasa bahkan manula. Sebenarnya mereka tak terlalu buruk. Hanya mereka membutuhkan energi dari orang lain untuk menjaga keseimbangan sistem energi dalam diri mereka sendiri dan tak tahu cara mendapatkan keseimbangan itu dengan cara yang sehat dari diri mereka sendiri.
Minggu, 25 September 2011 1 comments

Bersabarlah...

Jika keyakinan adalah alasan terbesar seseorang untuk bertahan...,
maka pasangan jiwanya adalah kesabaran...

Kesabaranlah yang membuat orang untuk terus bersama dengan keyakinannya..

Jika keyakinan adalah sumbu untuk memberikan cahaya...,
maka kemampuan untuk menerangi selama mungkin,
adalah sebuah defenisi sederhana tentang kesabaran...

Bersabarlah...,
hingga kelak..., ketika sabarmu telah habis masanya...,
perbaharuilah terus ia dengan sebuah KEYAKINAN...

Bahwa Allah TAKKAN pernah membuatmu kecewa...

Source : KMWYPB
Rabu, 14 September 2011 1 comments

Pria Lebih Ingin Dimanja daripada Wanita

Pria memang selalu ingin terlihat tegar dan bersikap melindungi pasangannya. Namun, kadang-kadang mereka jauh lebih ingin dimanja oleh pasangan mereka daripada wanita ingin dimanja oleh pasangannya. Hal ini terungkap dari studi mengenai relationship dan kepuasan seksual yang diadakan The Kinsey Institute di Indiana University.

Berdasarkan stereotip gender dalam melakukan aktivitas seksual, terlihat pria sebenarnya tidak se-macho kelihatannya saat beraksi di tempat tidur. Mereka butuh dipeluk dan disayang daripada yang disangka wanita, bahkan lebih daripada yang diinginkan kaum wanita sendiri. Kelembutan ternyata lebih penting bagi pria daripada wanita, hanya saja selama ini mungkin mereka tidak mengakuinya.

Ada banyak fakta baru yang mencengangkan dari survei tersebut. Misalnya, sesi ciuman dan berpelukan secara rutin membuat pria lebih bahagia dalam hubungannya, sedangkan wanita tidak. Baik pria maupun wanita mengaku lebih bahagia ketika hubungan mereka semakin lama bertahan. Hal ini sedikit di luar dugaan mengingat hubungan yang telah berlangsung lama biasanya membuat salah satu atau dua-duanya menjadi bosan.

Sementara itu, hubungan jangka panjang bagi wanita lebih membahagiakan karena kehidupan seksualnya juga cenderung lebih memuaskan. Saat pernikahan berjalan kurang dari 15 tahun, tingkat kepuasan seksual perempuan cenderung rendah, dan baru meningkat setelah di atas 15 tahun.

"Kemungkinan, perempuan menjadi lebih puas seiring berjalannya waktu karena harapan-harapan mereka berubah, atau kehidupan berubah ketika anak-anak mulai besar," tutur Julia Heiman, Direktur The Kinsey Institute. "Di lain pihak, mereka yang tidak bahagia secara seksual kemungkinan tidak menikah dalam waktu lama."

Satu penemuan lain yang tidak terlalu mengejutkan adalah bahwa pria menjadi lebih bahagia ketika pasangannya mampu mengalami orgasme. Saat pria mampu membuat pasangannya terpuaskan secara seksual, artinya ego mereka terpenuhi yang pada akhirnya membuat mereka bahagia.

Sumber: lintasberita.com
Sabtu, 06 Agustus 2011 1 comments

Unique Design New Hijab Headscarf Tutorial

Selasa, 21 Juni 2011 1 comments

HIJAB TUTORIAL: 4 BASIC PASHMINA STYLE

Jumat, 01 April 2011 1 comments

Hijab Tutorial/Style-Princess of the Ocean

Selasa, 15 Maret 2011 0 comments

Fresh Makeup

 
;